Biasanya, penonton yang datang ke stadion hanya peduli pada kemenangan tim atau performa atlet favorit mereka di lapangan. Namun, BAPOMI Gayo Lues melakukan terobosan unik untuk mengubah perilaku penonton melalui program hadiah bagi mereka yang peduli terhadap kebersihan tribun. Inisiatif ini membuktikan bahwa manajemen olahraga mahasiswa bisa menjadi sarana edukasi lingkungan yang menyenangkan dan aplikatif bagi masyarakat kampus.
Dalam setiap gelaran kompetisi, sampah yang berserakan di area tempat duduk penonton sering kali menjadi masalah klasik yang sulit diatasi. Pihak penyelenggara sering kali harus mengerahkan petugas kebersihan tambahan setelah pertandingan usai. Melihat fenomena ini, BAPOMI Gayo Lues meluncurkan sistem “Tribun Bersih”. Mekanismenya sederhana namun efektif: bagi kelompok mahasiswa atau penonton yang berhasil menjaga area duduk mereka tetap bersih atau bahkan memungut sampah di sekitarnya, mereka berhak mendapatkan apresiasi khusus berupa merchandise eksklusif atau kupon konsumsi.
Program kebersihan ini dirancang untuk menciptakan budaya baru di dunia olahraga mahasiswa. Dengan memberikan insentif, antusiasme penonton untuk menjaga fasilitas umum meningkat drastis. Mahasiswa tidak lagi merasa terpaksa untuk menjaga lingkungan, melainkan merasa tertantang dan dihargai. Sistem ini mengubah pengalaman menonton menjadi sebuah aksi partisipatif. Pihak penyelenggara pun terbantu secara operasional, sementara area pertandingan tetap terjaga keasriannya sepanjang hari.
Lebih jauh lagi, strategi ini merupakan bentuk edukasi melalui tribun penonton yang sangat relevan. Di era sekarang, kesadaran tentang pengelolaan sampah harus dimulai dari hal-hal kecil di ruang publik. Ketika seorang mahasiswa merasa bangga karena mendapatkan apresiasi atas perilaku bersihnya, ia cenderung akan membawa kebiasaan tersebut ke lingkungan kampus atau kehidupan sehari-hari. Ini adalah proses pembentukan karakter yang sangat efektif melalui medium yang tidak membosankan.
Keberhasilan program ini juga didukung oleh transparansi dalam pemberian reward. Pihak BAPOMI Gayo Lues melibatkan relawan dari unit kegiatan mahasiswa untuk memantau area penonton. Kriteria penilaiannya jelas dan objektif, sehingga menciptakan iklim kompetisi yang sehat di antara para penonton. Selain itu, pemberian hadiah juga sering kali melibatkan sponsor lokal, yang secara tidak langsung memperkuat kolaborasi antara organisasi olahraga dengan pelaku ekonomi di sekitar daerah Gayo Lues.
